bluetooth handsfree: bagian pertama – arsip allaboutmygadget

bluetooth handsfree: bagian pertama

baiklah, mari kita mulai membicarakan tentang gadget yang kalo diterjemahkan gigi biru lepas tangan alias bluetooth handsfree.

kalau dipilah-pilah, mungkin kita bisa mengkategorikan bluetooth handsfree ini dari sisi penggunaannya sebagai berikut:

1. buat di rumah/di kantor… dihubungkan ke PC, biasanya untuk voice chat atau video chat via komputer
2. mobile

nah… yang mau gue bahas adalah yang nomer 2, yaitu untuk keperluan mobile, atau dengan kata lain, penggunaan handsfree pada ponsel genggam.

kalau ditarik filosofinya, penggunaan handsfree pada ponsel tujuannya adalah si pengguna ponsel bisa beraktifitas sambil nelpon, misalnya… lagi ngetik di komputer terus ada telpon masuk, daripada jadi ngetiknya cuma pake 1 jari (karena 1 tangan megangin ponsel ke kuping), atau daripada sakit leher (karena kepala ngejepit ponsel ke pundak)…. rasanya handsfree ini solusi tepat untuk orang-orang yang sibuk menggunakan tangannya tapi sering teleponan.

handsfree berkabel yang dulu sering dipergunakan, lama-lama mulai ketemu dengan batasannya. pergerakan kadang kurang bebas, karena kuatir colokan handsfree lepas dari ponsel-nya karena bergerak terlalu aktif, atau kelilit kabel, dan alternatif penggunaannya kurang fleksibel. paling banter ponsel ditaroh di atas meja, terus telpon pake handsfree kabel…. ya gak bisa jauh2 dari si meja, paling banter 80 senti, kecuali si henpon mau ditenteng-tenteng. but… can you imagine, kalau nelpon pake handsfree kabel tapi masih megangin henponnya pake tangan… di mana letak handsfree nya? kalo mau ditaroh di kantong celana itu henpon, kabelnya menjulur menyusuri badan kita sampe ke kuping, rasanya gak enak dilihat. ditaroh di kantong baju, kabelnya harus digulung biar gak terlalu kepanjangan. intinya: kabel itu bikin ribet karena pergerakan gak bebas.

well, munculah kemudian si bluetooth handsfree ini. terimakasih kepada pelem startrek yang mengilhami para pioneer desainer bluetooth handsfree, yah.. gitu deh, nyantel di kuping panjang banget sampe deket ke mulut. gantungan kupingnya juga gede ajah.

dan perkenalkanlah, bluetooth handsfree gue yang pertama…. sony ericsson hbh 300… walaupun ada kasio-nya (dikasih orang).. but at least… punya… itu sekitar tahun 2006 atau 2007 gitu, lupa gue.

catatan: bukan gambar sebenarnya, gambar diambil dari internet… tapi beneran sama, sumpah gak pake bohong.

ini adalah hf bluetooth voice only. paling enggak di hp sony ericsson, belum support a2dp, belum multi pairing. cantolan kupingnya bisa diputer, jadi bisa dipasang kuping kiri atau kuping kanan. catet: ini penting buat hf bluetooth mono seperti ini, karena biarpun si produsen hf bluetooth claim senyaman apapun, tetep aja, paling banter sejam dua jam pake terus-terusan, habis itu di kuping rada gak enak, pindah kuping deh jadinya. kenapa gue bilang penting? harus hati-hati, karena ada bluetooth hf mono model kayak begini yang cuma bisa buat di kuping kanan aja (kebanyakan…. belum nemu yang kuping kiri aja soalnya) 🙂

sementara gitu dulu, bagian pertama tulisan gue tentang bluetooth handsfree, nanti dilanjut lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *